Kesalahan dalam memilih font, warna, dan elemen visual lainnya bisa membuat presentasi Anda terlihat tidak profesional dan membingungkan audiens. Anda bisa mengubah slide biasa menjadi presentasi profesional melalui beberapa langkah praktis.
Artikel ini membahas kesalahan umum dalam presentasi dan memberikan tips praktis untuk menghindarinya, agar pesan Anda tersampaikan dengan jelas dan efektif.
Menghindari Kesalahan Umum dalam Presentasi
Presentasi adalah salah satu cara paling efektif untuk menyampaikan ide, laporan, atau suatu informasi kepada audiens. Materi presentasi yang Anda susun tentunya menyesuaikan hal apa yang akan Anda persembahkan untuk para audiens Anda.
Apakah presentasi rekap penjualan, materi pengembangan diri, presentasi pembelajaran bagi siswa hingga mahasiswa, hingga presentasi tugas kantor.
Anda perlu meningkatkan daya tarik presentasi Anda sehingga para penonton Anda tidak mudah bosan. Namun, banyak orang masih melakukan kesalahan mendasar yang justru mengurangi daya tarik dan efektivitas presentasi mereka.
1. Terlalu Banyak Teks di Slide
Tips pertama dalam menghindari kesalahan umum dalam presentasi ialah terlalu banyak teks di slide. Presentasi menggunakan side powerpoint hanya memasukkan poin penting dalam materi presentasi tersebut. Slide powerpoint bukanlah sebuah artikel (.pdf atau .doc) yang memang menuliskan hingga detail terkecil, kita hanya perlu memasukkan poin penting dalam presentasi tersebut.
- Kesalahan: Mengisi slide dengan paragraf panjang atau daftar poin yang terlalu banyak.
- Dampak: Audiens lebih sibuk membaca daripada mendengarkan Anda.
- Solusi: Gunakan poin-poin singkat dan ringkas. Maksimal 5–6 kata per poin dan 3–4 poin per slide. Slide seharusnya mendukung pembicaraan, bukan menggantikannya.
2. Pemilihan Font yang Tidak Sesuai
Pemilihan font yang tidak sesuai adalah tips kedua yang penting untuk menghindari kesalahan umum dalam presentasi.
Kesalahan: Menggunakan font dekoratif atau terlalu kecil. Dampak: Sulit dibaca, terlihat tidak profesional.
Beberapa solusi yang bisa Anda lakukan:
- Gunakan font sans-serif seperti Calibri, Arial, atau Helvetica.
- Hindari penggunaan lebih dari dua jenis font dalam satu presentasi.
- Pastikan ukuran font minimal 24 pt untuk teks utama.
4. Animasi dan Transisi Berlebihan
Menggunakan animasi dan transisi dalam slide presentasi Anda menjadikan slide Anda begitu menarik. Terdapat banyak pilihan animasi dan transisi yang tersedia saat Anda menyusun slide powerpoint Anda.
Akan tetapi, Anda perlu tahu cara menerapkan animasi dan transisi secara benar. Sehingga Anda bisa menghindari kesalahan dan dampak yang terjadi karena penggunaan animasi dan transisi dalam slide powerpoint Anda.
Kesalahan: Menambahkan animasi yang tidak relevan atau terlalu banyak transisi antar slide. Dampak: Mengganggu fokus dan membuat presentasi terlihat tidak serius.
Solusi yang bisa Anda lakukan:
- Gunakan animasi hanya untuk menekankan poin penting.
- Pilih transisi sederhana seperti Fade atau Wipe.
- Hindari efek suara atau gerakan yang tidak perlu.
5. Kurangnya Visual Pendukung
Menyajikan presentasi dengan storytelling perlu dukungan visual. Gambar, video, audio, tabel, grafil, diagram, infografis adalah beberapa contoh dukungan visual yang tersedia. Penggunaannya pun harus Anda sesuaikan sehingga slide powerpoint Anda mudah dimengerti oleh audiens Anda.
Kesalahan: Menampilkan data dalam bentuk teks atau tabel panjang tanpa visualisasi. Dampak: Sulit dipahami dan membosankan.
Solusi yang bisa Anda terapkan:
- Gunakan grafik, diagram, atau infografis untuk menyampaikan data.
- Pilih visual yang relevan dan mudah dipahami.
- Hindari gambar yang terlalu kecil atau buram.
6. Tidak Memperhatikan Audiens
Tentunya Anda tidak mau menjadi orang yang hanya berdiri berbicara hingga akhir slide presentasi tanpa memperhatikan audiens Anda, bukan? Anda perlu melakukan interaksi dengan audiens Anda. Ketika Anda melakukan interaksi ke audiens Anda, suasana saat Anda menyajikan presentasi menjadi begitu menyenangkan.
Kesalahan: Hanya membaca slide presentasi tanpa melibatkan interaksi audiens saat presentasi. Dampak: Para audiens tentunya hanya menunggu presentasi tersebut selesai tanpa memperhatikan apa yang dibawakan oleh presenter.
Solusi:
- Sesuaikan bahasa, contoh, dan gaya penyampaian dengan audiens.
- Gunakan analogi atau studi kasus yang relevan.
- Sisipkan sesi tanya jawab atau interaksi untuk melibatkan audiens.
- Gunakan alat bantu presentasi untuk meningkatkan interaksi audiens Anda
7. Slide Tidak Konsisten
Ketika Anda mulai menyusun slide powerpoint Anda, menambahkan konten ke dalam slide adalah suatu hal penting juga. Materi presentasi tersebut Anda susun hingga akhir slide sesuai dengan topik yang akan Anda bawakan.
Akan tetapi, banyak presenter tidak memperhatikan hal penting ini. Slide yang mereka susun tidak konsisten dengan topik yang akan mereka bawa.
Kesalahan: Setiap slide memiliki desain, font, atau warna yang berbeda. Dampak: Terlihat tidak profesional dan membingungkan.
Solusi yang bisa Anda lakukan:
- Gunakan template yang konsisten.
- Pastikan elemen seperti header, footer, dan logo berada di posisi yang sama.
- Gunakan gaya visual yang seragam.
8. Tidak Melakukan Latihan Presentasi
Terakhir, untuk menghindari kesalahan umum dalam presentasi ialah Anda perlu melakukan latihan sebelum melakukan persembahan presentasi Anda. Bagi orang yang pernah melakukan presentasi pasti memiliki pengalaman berbicara di depan banyak orang.
Akan tetapi, banyak mereka yang belum sama sekali pernah berbicara di depan banyak orang, kondisi ini tentunya adalah hal penting untuk Anda perhatikan. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan latihan kecil sebelum presentasi. Sehingga bisa membantu Anda untuk tidak melakukan kesalahan saat penyajian presentasi Anda.
Kesalahan: Langsung tampil tanpa latihan. Dampak: Grogi, lupa poin penting, atau durasi tidak terkontrol.
Solusi yang bisa Anda lakukan:
- Latih presentasi beberapa kali sebelum tampil.
- Gunakan timer untuk mengatur durasi.
- Minta feedback dari teman atau kolega.
Untuk membantu Anda menjalankan presentasi secara mandiri, Anda perlu alat bantu presentasi. Anda bisa menggunakan wireless pointer presenter untuk meningkatkan interaksi audiens Anda.
Kesimpulan
Menghindari kesalahan umum dalam presentasi bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal efektivitas komunikasi. Dengan memperhatikan pemilihan font, warna, animasi, dan struktur slide, Anda bisa menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan profesional. Ingat, presentasi yang baik bukan yang paling ramai, tetapi yang paling mudah dipahami.





