Premi Asuransi

Premi Asuransi

Premi Asuransi

Pengertian

Premi merupakan sejumlah uang yang dibayarkan oleh nasabah tertanggung kepada pihak perusahaan asuransi penanggung sebagai bentuk imbalan jasa atas pengalihan resiko serta kerugian yang sewaktu-waktu mungkin akan diderita oleh tertanggung.

Premi asuransi adalah kewajiban hak tertanggung kepada pihak penanggung yang berupa pembayaran uang dalam jumlah tertentu secara periodik. Biaya atau iuran sangat bergantung pada faktor-faktor yang menyebabkan tinggi rendahnya tingkat risiko dan jumlah nilai pertanggungan. Apabila kemungkinan terjadi risiko keuangan sangat tinggi, pihak penanggung tentu saja akan memperhitungkan tingkat premi yang jauh lebih tinggi daripada pertanggunganyang kemungkinan terjadinya kerugian kecil.

Jumlah premi yang akan dibayarkan oleh tertanggung kepada pihak penanggung akan disesuaikan dengan cara mempertimbangkan keadaan/kondisi serta beberapa hal lainnya yang terdapat pada tertanggung. Hal ini akan bervariasi, tergantung pada ketentuan yang ditetapkan oleh pihak perusahaan asuransi selaku penanggung.

Tujuan Premi Asuransi

Premi Asuransi memiliki tujuan utama yaitu:

  • Pemerataan biaya, yaitu cukup hanya dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu.
  • Memberikan jaminan perlindungan dari risiko-risiko kerugian yang diderita satu pihak
  • Pemerataan biaya yaitu cukup hanya dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu dan tidak perlu mengganti/membayar sendiri kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak tentu

Jenis Premi Asuransi

Berikut ini adalah beberapa jenis premi asuransi:

Asuransi Kesehatan:

Dengan jenis asuransi ini kamu tidak perlu khawatir jika mengalami kesulitan dalam biaya rumah sakit,karena premi asuransi kesehatan akan menutupi biaya tersebut termasuk biaya obat.

Asuransi Jiwa:

Bentuk perlindungan finansial berupa uang pertanggungan yang didapatkan ahli waris seandainya pemegang polis meninggal dunia.

Asuransi Properti:

Tidak hanya kesehatan dan jiwa saja yang kita asuransikan tapi rumah yang kita tinggali juga perlu di asuransi. Asuransi ini akan melindungi kita rumah kita mengalami musibah seperti kebakaran, banjir, tanah longsor dan risiko lainnya.

Asuransi Kendaraan:

Jenis asuransi ini bisa ditujukan untuk kendaraan anda baik itu mobil maupun motor, jenis asuransi ini memiliki 2 jenis yaitu pertama, asuransi comprehensive atau all risk yang ditujukan buat mengganti kerugian sebagian atau keseluruhan yang terjadi pada kendaraan. Kedua, asuransi total loss only (TLO) yang hanya mengganti kerugian kalau terjadi kerusakan yang mencapai 75 persen atau lebih.

Asuransi Perjalanan:

Asuransi ini sangat berguna bagi anda yang sering melakukan perjalanan baik antar kota maupun luar negeri. Manfaat yang didapatkan jenis premi asuransi perjalanan juga cukup banyak, yaitu:

  • Ganti rugi kecelakaan
  • Penggantian biaya berobat
  • Penggantian barang-barang yang hilang
  • Perlindungan ganda berupa santunan saat terjadi kecelakaan pesawat
  • Penggantian biaya kunjungan anggota keluarga
  • Tanggungan evakuasi medis
  • Penggantian karena delay penerbangan
  • Perlindungan atas rumah yang ditinggalkan

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Premi Asuransi

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mempengaruhi besar biaya premi asuransi:

  • Jenis asuransi yang dipilih beserta pertanggungannya.
  • Perkiraan terkait klaim yang akan diajukan.
  • Jumlah uang pertanggungan yang nantinya diterima.
  • Lokasi tempat tinggal atau tempat kerja tertanggung.
  • Bagaimana kondisi awal dari tertanggung atau objek tertanggungnya.
  • Berapa banyak jumlah pesaing yang dihadapi oleh perusahaan asuransi tersebut.

Cara Menghitung Premi Asuransi

Perhitungan tarif premi asuransi yang harus dibayarkan nasabah dapat dilakukan menggunakan rumus di bawah ini:

Jumlah Premi = Tarif Premi x Total Harga Pertanggungan

Sementara , untuk mengetahui tarif premi asuransi dapat dilakukan dengan berpedoman pada pertanggungan yang akan dibayarkan kepada pihak penanggung. Pihak penanggung (perusahaan asuransi) akan membayarkan uang pertanggungan kepada pemegang polis tertanggung apabila terjadi kerugian yang telah tertera dalam perjanjian asuransinya, seperti kematian, sakit, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui harga atau uang pertanggungannya itu sendiri dapat ditentukan dengan menghitung harga wajar dalam kondisi awal atau kondisi saat ini dari benda yang diasuransikan.

Metode Pembayaran Premi Asuransi

Pembayaran premi asuransi kini dapat dilakukan dengan berbagai metode untuk mempermudah nasabahnya, yakni mulai dari auto debet, kartu kredit, virtual account, hingga setor tunai. Pembayaran dengan cara metode auto debet menjadi yang paling sering digunakan oleh nasabah karena dapat membantu nasabah menghindarkan dari risiko keterlambatan. Semua metode pembayaran tersebut umumnya bebas dipilih oleh nasabah sesuai dengan keamanan dan kenyamanan yang diinginkan.

Cara Memilih Premi Asuransi yang Tepat

Berikut beberapa tips yang dapat membantu kamu untuk memilih premi asuransi dengan tepat:

  • Kenali produk asuransi sebelum melakukan pembelian, jangan lupa untuk sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan yang dimiliki.
  • Beli asuransi sejak muda. Perlu diketahui bahwa biasanya semakin tua maka semakin besar pula premi asuransi yang harus dibayarkan. Hal ini dikarenakan semakin tua seseorang diasumsikan akan semakin rentan atau semakin besar risiko yang ditanggungnya. Membeli premi asuransi di waktu muda dinilai lebih murah dibandingkan membeli premi di saat tua nanti.
  • Membeli produk asuransi kesehatan dan asuransi kejiwaan yang murni apabila tidak ingin membayar premi asuransi dengan jumlah yang besar. Hal ini dikarenakan asuransi unit link umumnya memiliki nilai investasi sehingga menjadi lebih mahal dibandingkan asuransi murni.

Perusahaan asuransi mempertimbangkan banyak faktor ketika melakukan perhitungan-perhitungan yang diperlukan untuk menetapkan tarif iuran yang memadai dan wajar. Tarif iuran atau premi harus adequate (memadai) agar perusahaan mempunyai cukup dana untuk membayar manfaat polis. Iuran (premi) harus pula equitable (wajar) sehingga pemegang polis dikenakan tarif iuran (premi) yang mencerminkan tingkat risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi dalam memberi pertanggungan.

Share this post