Microsoft PowerPoint 2013 masih banyak digunakan hingga saat ini, baik di sekolah, kampus, maupun lingkungan kerja. Sayangnya, banyak presentasi yang terlihat “biasa saja” karena slide terlalu penuh teks, desain kurang rapi, atau alur penyampaian tidak jelas.
Padahal, dengan pengaturan dan strategi yang tepat, slide sederhana bisa berubah menjadi presentasi yang profesional dan meyakinkan. Artikel ini akan membahas tips praktis menggunakan PowerPoint 2013 agar presentasi Anda terlihat lebih menarik, terstruktur, dan mudah dipahami audiens.
1. Tentukan Tujuan dan Audiens Presentasi
Langkah pertama dalam membuat presentasi powerpoint menggunakan powerpoint 2013 adalah memahami tujuan presentasi dan siapa audiensnya. Presentasi seorang student tentu berbeda dengan presentasi untuk klien atau manajemen.
Dengan tujuan yang jelas, Anda bisa menentukan:
- Gaya bahasa yang digunakan
- Tingkat detail materi
- Jumlah slide yang dibutuhkan
- Visual pendukung yang sesuai
Presentasi yang terarah akan terasa lebih profesional dan mudah dipahami.
2. Gunakan Template yang Bersih dan Konsisten
PowerPoint 2013 menyediakan berbagai slide template bawaan yang bisa dimanfaatkan. Pilih template dengan desain sederhana, bersih, dan tidak terlalu ramai. Hindari penggunaan terlalu banyak warna atau font yang berbeda.
Tips desain dasar:
- Gunakan maksimal 2 jenis font
- Pilih warna latar belakang yang lembut
- Pastikan teks mudah dibaca dari jarak jauh
- Gunakan layout yang konsisten di setiap slide
Template yang rapi akan membuat presentasi terlihat profesional tanpa perlu desain yang rumit.
3. Batasi Teks dan Fokus pada Poin Utama
Kesalahan paling umum dalam slide presentasi adalah terlalu banyak teks. Slide bukanlah naskah, melainkan alat bantu visual.
Gunakan prinsip berikut:
- Satu slide = satu ide utama
- Gunakan poin-poin singkat
- Hindari paragraf panjang
- Jelaskan detailnya secara lisan
Dengan cara ini, audiens akan lebih fokus mendengarkan Anda, bukan membaca slide.
4. Manfaatkan Fitur SmartArt dan Shapes
PowerPoint 2013 memiliki fitur SmartArt yang sangat berguna untuk menampilkan:
- Alur proses
- Hierarki
- Perbandingan
- Hubungan sebab-akibat
Gunakan SmartArt untuk menggantikan teks panjang. Selain lebih menarik secara visual, informasi juga menjadi lebih mudah dipahami.
Penggunaan fitur Shapes pada slide presnetasi membantu Anda untuk menyorot poin penting atau membuat pembagian visual yang rapi antar konten.
5. Gunakan Gambar Berkualitas dan Relevan
Untuk mengubah slide biasa menjadi presentasi profesional menggunakan Powerpoint 2013, Anda perlu menggunakan gambar. Suatu gambar yang Anda masukkan ke slide presentasi Anda dapat memperjelas materi slide Anda. Pastikan gambar:
- Berkualitas tinggi
- Relevan dengan materi
- Gambar Anda terlihat dengan jelas
Hindari gambar yang hanya berfungsi sebagai hiasan tanpa makna. Satu gambar yang tepat jauh lebih efektif daripada banyak gambar yang tidak relevan.
6. Gunakan Animasi Secara Bijak
Penggunaan fitur animasi tentu menjadikan presentasi Anda lebih menarik. Microsoft PowerPoint menyediakan banyak animasi dan transisi, namun gunakan secara sederhana dan konsisten. Terlalu banyak animasi justru membuat presentasi terlihat tidak profesional.
Rekomendasi:
- Gunakan animasi “Appear” atau “Fade” (atau animasi yang cocok untuk materi slide Anda)
- Hindari animasi berlebihan seperti “Bounce” atau “Spin”
- Gunakan transisi yang sama di seluruh slide presentasi Anda
Fitur animasi menambah daya kreativitas Anda saat penyampaian materi presentasi. Penggunaan fitur animasi ini menjadikan audiens Anda tidak bosan dan menikmati persembahan materi Anda hingga akhir presentasi.
7. Susun Alur Presentasi yang Logis
Untuk mengubah slide biasa menjadi presentasi profesional, Anda perlu menyusun alur presentasi Anda. Materi presentasi Anda susun sesuai dengan topik presentasi dan waktu presentasi Anda. Suatu presentasi profesional memiliki struktur yang jelas, misalnya:
- Pembukaan dan tujuan
- Latar belakang masalah
- Pembahasan utama
- Solusi atau kesimpulan
- Penutup
PowerPoint 2013 memudahkan Anda mengatur urutan slide melalui fitur Slide Sorter. Pastikan alurnya mengalir dengan baik dan tidak melompat-lompat.
8. Perhatikan Ukuran dan Kontras Teks
Teks yang terlalu kecil atau kontras warna yang buruk akan menyulitkan audiens. Sebagai panduan:
- Judul minimal 32 pt
- Isi minimal 20–24 pt
- Gunakan warna teks yang kontras dengan latar belakang
Presentasi profesional harus nyaman terlihat dari berbagai jarak.
9. Gunakan Catatan Presenter (Presenter Notes)
Fitur Presenter Notes sangat berguna untuk membantu Anda mengingat poin penting tanpa harus menampilkannya di slide. Dengan fitur ini, slide tetap bersih, sementara Anda memiliki panduan saat presentasi berlangsung.
Fitur ini sangat membantu untuk presentasi panjang atau materi yang membutuhkan penjelasan detail.
10. Latihan dan Sinkronkan dengan Slide
Slide yang bagus tetap membutuhkan penyampaian presentasi yang baik. Latih presentasi Anda sambil melihat slide untuk memastikan:
- Penjelasan tidak terlalu cepat
- Setiap slide sesuai dengan apa yang Anda sampaikan
- Waktu presentasi terkontrol
PowerPoint 2013 memiliki fitur Presenter View yang membantu Anda melihat catatan tanpa ditampilkan ke audiens.
Kesimpulan
Mengubah slide biasa menjadi presentasi profesional dengan PowerPoint 2013 bukanlah hal yang sulit. Dengan desain yang sederhana, teks yang ringkas, visual yang tepat, serta alur yang jelas, presentasi Anda akan terlihat lebih menarik dan meyakinkan.
Beberapa tips yang kami tuliskan semoga dapat menjadi petunjuk untuk membantu Anda dalam menyusun slide presentasi Anda.
Ingat, presentasi profesional bukan tentang slide yang rumit, melainkan tentang pesan yang jelas, visual yang mendukung, dan penyampaian yang percaya diri. Sukses selalu dan tetap semangat!





